Technical Session: Operation and Wellsite Geologist

(Jakarta-ISPG) 26 Nopember 2016, ISPG kembali mengadakan Technical Session sehari penuh dengan tema “OPERATION & WELLSITE GEOLOGIST”. Kegiatan ini diselenggarakan di Auditorium Dewan Energi Nasional (DEN) yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini mengundang dua (2) orang narasumber: Bpk. Muhammad Syaiful dari Universitas Pakuan Bogor dan Bpk Herki Priambodo dari Zuranja.

Workshop ini terdiri dari dua sesi yaitu sesi pagi dan sesi siang. Pada sesi pagi Bapak Syaiful memaparkan petroleum system yang harus dipahami oleh peserta sebelum melakukan pengeboran. Selanjutnya dipaparkan proses eksplorasi dan timeline explorasi di Indonesia. Struktur organisasi dalam proses pengeboran dijelaskan dengan detail untuk mengetahui job dan responsibility-nya seperti Tool Pusher, Derrickmen, Roustabouts, dll. Setelah itu, beliau memaparkan komponen-komponen rig beserta cara kerjanya. Dalam sesi ini, materi terakhir adalah simulasi proses pengeboran tertutup di dunia minyak dan gas yang terdiri dari drilling, logging, casing, dan cementing yang berulang untuk setiap segment dalam pengeboran dengan ukuran lubang yang semakin kecil ketika bertambah kedalamannya. Presentasi diakhiri dengan melihat foto-foto beliau ketika melakukan pengeboran pada tahun 90an.

Bapak Syaiful membagi pengalaman kepada peserta technical session
Bapak Syaiful membagi pengalaman kepada peserta technical session

 

Setelah makan siang Bapak Herki memulai sesi siang dengan memaparkan apa itu wellsite geologist (WSG). Wellsite geologist merupakan representasi Geoscientist di sumur yang mempunyai tanggung jawab melakukan supervisi dalam kegiatan akusisi data di sumur dan membantu dalam kegiatan operasi pengeboran.  WSG ini melapor langsung kepada Operation Geologist. Setelah menjelaskan apa itu WSG, Bapak Herki memaparkan secara detail bagaimana cara kerja rig terutama dalam sirkulasi lumpur pengeboran dan unit mudlogging. Mudlogging unit mempunyai lingkup kerja untuk memberikan pengukuran dan sampel yang berhubungan dengan geologi, pemboran, dan memonitor parameter lumpur.

Sesi Bapak Herki yang berbagi pengalaman tentang mudlogging dan sirkulasi lumpur
Sesi Bapak Herki yang berbagi pengalaman tentang mudlogging dan sirkulasi lumpur

Beberapa data yang diambil oleh mudlogging unit akan dianalisis oleh WSG seperti cutting dan gas data. Dalam menganalisis data cutting dijelaskan bagaimana cutting diambil dengan konsiderasi lag time, pencucian, dan penyaringan. Setelah itu cutting dideskripsi mengikuti standar deskripsi seperti rock type, color, hardness, texture, grain size, sorting, roundness, sphericity, matrix, cementation, accessories, fossil, visual porosity, dan indikasi hidrokarbon. Dalam menganalisis gas data perlu dipahami bagaimana data gas didapatkan, bagaimana meng-QC data gas, dan menormalisasi total gas.

formula1

Jika terdapat perbedaan yang besar maka hal ini mengindikasikan adanya masalah dalam pembacaan gas.

Normalized Total Gas (NTG) adalah suatu usaha untuk melakukan normalisasi karena beberapa faktor yang mempengaruhi bacaan gas seperti: rate of penetration (ROP), ukuran lubang, dan circulation rate. Berikut formula untuk melakukan normalisasi total gas:

formula1

Dimana:

TG       = Total Gas (%)

Flow    = Mud flow (l/min)

ROP    = Rate of penetration (m/h)

D         = Bit size (inches)

Data gas dari mud logging dapat digunakan untuk menganalisis fluida dari reservoir. Beberapa evolusi dalam menganalisis mud log ini dapat kita temui mulai dari SNPA (1950’s), Pixler (1969), Geoservice (1970’s), dan Haworth dkk. (1985).

 

Gas Plot Interpretation (Priambodo, 2016)
Gas Plot Interpretation (Priambodo, 2016)

 

Pada sesi terakhir ini, peserta  melakukan latihan mengenai  gas data dan interpretasi litologi dari

cutting.

latihan interpretasi cutting dan log
latihan interpretasi litologi dari cutting

Acara terakhir dari Workshop ditutup pada pukul 16. 00 dengan kegiatan penyerahan momento kepada pembicara dan sesi foto bersama baik dengan pembicara, peserta dan panitia dari ISPG.

Penyerahan momentum kepada Bapak Syaiful oleh Ketua ISPG, Julianta Panjaitan
Penyerahan momentum kepada Bapak Syaiful oleh Ketua ISPG, Julianta Panjaitan

 

Penyerahan momento kepada Bapak Herki
Penyerahan momento kepada Bapak Herki
Foto bersama seluruh peserta dan panitia di akhir acara
Foto bersama seluruh peserta dan panitia di akhir acara

Penulis: Budi Rahim