Pengaruh Deformasi Intra Miosen Pada Perkembangan Biostratigrafi Daerah Tanjung, Cekungan Barito, Kalimantan Selatan

Rp200,000.00

SARI

Daerah Tanjung terletak di wilayah Kalimantan Selatan secara fisiografi termasuk dalam Cekungan Barito. Perkembangan stratigrafi daerah Tanjung diawali oleh diendapkannya sedimen Eosen yang merupakan endapan klastik dengan lingkungan paralik sampai neritik, secara selaras ditutupi oleh endapan batugamping Oligosen dalam hubungan transgresi yang berlanjut sampai Miosen Awal. Perkembangan selanjutnya diatas Satuan Batugamping tersebut diendapkan sedimen klastik dengan fasies Deltaik sampai Neritik yang menunjukkan proses regresi selama Miosen Tengah. Hasil analisa Biostratigrafi dan interpretasi seismik menunjukkan adanya ketidakselarasan pada beberapa tempat antara sedimen Miosen Tengah (Formasi Warukin) dengan sedimen Miosen Atas (Formasi Dahor) yang dicirikan oleh perubahan jenis cangkang foraminifera kecil bentonik serta punahnya perkembangan foraminifera besar. Gejala tersebut di atas menunjukan bahwa deformasi lntra Miosen telah berpengaruh di daerah Tanjung sejak Awal Miosen Tengah dengan diawali oleh proses regresi yang kemudian diikuti oleh kefidakselarasan pada Akhir Miosen Tengah.

Description

Authors : Sopandi Tossin & Tonny S. Priantono