Pembelajaran dari Tantangan Teknis Operasional Survei Seismik Laut 3D Salawati (2011)

Rp200,000.00

ABSTRAK
Dalam rangka optimalisasi wilayah kerja dan usaha untuk meningkatkan produksi dari resources yang ada, JOB Pertamina Petrochina Salawati (JOB P-PS) dengan supervisi Pertamina UTC pada pertengahan tahun 2010 telah melakukan survei seimik 3D laut di area Salawati. Survei ini dilakukan mendekati musim monsoon, yaitu musim dengan arah angin bertiup dari arah barat dengan tinggi gelombang hingga mencapai 6 – 7 meter. Kisaran kedalaman laut pada area survei seismik 10 – 50m ditambah dengan waktu pelaksanaannya, memberikan tantangan tersendiri dalam operasional dan membutuhkan strategi prioritas berdasarkan subsurface, alam dan safety. Adanya pulau-pulau kecil disekitar area survei juga akan memberikan tantangan dalam mengurangi noise koheren yang ditimbulkannya. Kendala lain yang perlu dihadapi adalah kuatnya arus laut menyebabkan feathering streamer yang tinggi (feather mismatch), kendala fishing ship/trap, swell noise akibat gelombang tinggi, banyaknya sampah/ranting/kayu/materi yang terapung dan merusak equipment recording (streamer, lead-in, dll), dan cuaca yang cepat berubah. Tawar menawar antara kebutuhan kualitas data, keterbatasan operasional dan safety inilah yang senantiasa menjadi pertimbangan pengambil keputusan dalam operasi survei seismik ini. Untuk itu dibutuhkan Geophysicist on-board yang dapat memutuskan solusi yang berhubungan dengan teknis (sub surface), operasional dan safety.

Kata Kunci : tantangan teknis operasional, seismik laut

Description

Author : Agung Adi Susanto, Alpius Dwi Guntara, Hendri Ruslan