Pembentukan, Migrasi dan Pemrangkapan Hidrokarbon di Daerah Rantau-Aru-Langkat Cekungan Sumatra Utara

Rp200,000.00

ABSTRAK

Studi geologi dan geokimia terpadu dapat menerangkan proses pembentukan, cara migrasi dan terperangkapnya hidrokarbon di daerah Rantau, Aru, Langkat – Medan. Potensi batuan sumber di Cekungan Sumatra Utara terdapat pada serpih Formasi Bampo, serpih gampingan Formasi Belumai dan serpih Formasi Baong Bawah. Distribusi lapangan minyak sangat dikontrol oleh patahan dan lipatan yang terbentuk pada kala Intra Miosen hingga Plio – Pleistosen. Lapangan penghasil minyak dari batupasir Formasi Keutapang dan Formasi Baong Bagian Tengah terdapat di sepanjang jalur Rantau, Kuala Dalam, Sungai Buluh, Paluh Tabuhan Timur dan Gebang. Diduga sumber hidrokarbon berasal dari serpih Formasi Baong Bagian Bawah yang mulai matang pada 6 – 4 juta tahun yang lalu. Formasi Belumai merupakan penghasil gas dan kondensat pada jalur Aru, Secanggang, Paluh Tabuhan Timur serta jalur Batumandi, Diski, Polonia. Diduga sumber hidrokarbon berasal dari serpih gampingan Formasi Belumai yang mulai matang pada 8-5,5 juta tahun yang lalu dan menjadi sangat matang pada 5 juta tahun yang lalu. Serpih Formasi Bampo diperkirakan dapat bertindak sebagai batuan induk “potensial”, mulai matang pada 11 juta tahun yang lalu dan menjadi sangat matang pada 7 juta tahun yang lalu. Formasi ini mempunyai kemungkinan menggenerasikan hidrokarbon dan bermigrasi ke Formasi Parapat (Basal Sandstone).

Description

Authors : Unggul Pranyoto, Bagus Setiardja & Eddy Sjahbuddin S