30-Norhopana, Biomarker Baru Penunjuk Lingkungan Karbonat Suatu Studi Geokimia Petroleum Terhadap Sampel Batuan dan Minyak Mentah

Rp200,000.00

SARI

Sejumlah sampel batuan sedimen dan minyak mentah dari Cekungan Seram dan daerah lain telah dianalisis secara kromatografi gas – spektrometri massa (KG-SM) dengan tujuan untuk mendeteksi anggota seri homolog yang bernama 30-norhopana. Berdasarkan studi yang dilakukan terhadap batuan sedimen yang banyak mengandung mineral karbonat, diketahui bahwa konsentrasi 30-norhopananya relatif lebih tinggi dibandingkan konsentrasi 30-norhopana di dalam batuan sedimen nonkarbonat, sehingga memberikan kesan bahwa 30-norhopana dapat dipergunakan sebagai biomarker penunjuk lingkungan karbonat. Kandungan relatif 30-norhopana terhadap hopana yang umum, 17a(H)-hopana, ternyata meningkat dengan bertambahnya kematangan sampel. Suatu studi perbanding-an antara jumlah relatif 30-norhopana di dalam material organik dapat larut (bitumen) dan dalam fraksi hasil pirolisis material yang tidak dapat larut (kerogen) menunjukkan bahwa kandungan 30-norhopana jauh lebih besar di dalam fraksi yang tidak dapat larut. Karena itu efek pematangan (maturasi) dianggap yang bertang-gung jawab terhadap proses pengayaan 30-norhopana, yaitu terjadi pada saat perengkahan kerogen.

Category:

Description

Author : Eddy A. Subroto