Distribusi Reservoir Lapangan S Blok J Pada Sekuen M

Rp200,000.00

ABSTRAK

Potensi hidrokarbon di Blok J pertama kali ditemukan berdasarkan dan data permukaan dan mulai dibor pada tahun 1940 oleh Belanda. Reservoirnya memiliki kedalaman yang relatif dangkal. Sampai saat ini reservoir yang berperan sebagai objektif adalah batupasir Formasi Tualang dan Formasi Lakat, khususnya Main Link Sand (Sekuen M). Batupasir yang sedang berproduksi adalah batupasir pada 8 sekuen (layer) yaitu sekuen H hingga sekuen P. Cadangan yang masih tersisa pada layer-layer ini khususnya di Lapangan S masih cukup besar. Berdasarkan data seismik yang terdapat di blok ini sumberdaya upside potensial sekuen di bawahnya (Formasi Lakat dan Kelesa) serta di struktur lain mempunyai potensi yang cukup besar.
Paleogeografi suatu batuan sedimen sangat penting untuk merekonstruksi pembentukan cekungan di daerah ini. Struktur-struktur yang terbentuk di blok ini khususnya bagian selatan seperti Lapangan S merupakan hasil struktur inversi. Rekontruksi ini berguna untuk dijadikan model peyebaran reservoir batupasir secara skematik di suatu formasi.
Tantangan selanjutnya adalah mengetahui distribusi reservoir pada suatu sekuen secara lebih tepat, baik di sekuen yang produktif maupun di sekuen lainnya yang lebih dalam. Untuk itu, sangat penting untuk mengetahui distribusi reservoir di Lapangan S pada sekuen M sebagai top Formasi Lakat. Dengan menggunakan metode pemetaan distribusi sand-shale ratio yang diikat dengan lintasan seismik yang ada di Lapangan S serta didukung data lain seperti biostratigrafi dan paleogeografi pada sekuen tersebut maka dapat diprediksi perkembangan dan distribusi reservoir batupasir.
Untuk mencari perangkap upside potensial hidrokarbon selain perangkap struktural dimungkinkan diperoleh dan perangkap stratigrafi. Perkembangan dan distribusi reservoir pada sekuen M di Lapangan S Blok J dan hasil rekonstruksi pembentukan cekungannya dapat dijadikan acuan untuk mencari upside potensial hidrokarbon dan perangkap stratigrafi di sekuen lainnya, baik di Lapangan S maupun di lapangan lain yang memiliki model yang sama.

Kata Kunci : paleogeografi, reservoir, stratigraphic trap, upside potensial

Description

Authors :¬†Amin Bunyamin, Totong Koesnadi Usman, Bambang Sutedjo, Musalam Latuconsina & M. Farid Ma’ruf