Optimasi Portofolio Proyek Eksplorasi Migas dengan Zero-One Programming

Rp200,000.00

ABSTRACT

Dalam portofolio investasi bisnis, beberapa metodologi digunakan dalam membuat rangking proyek investasi sebagai salah satu alat untuk seleksi , salah satunya dengan perangkingan indeks dari indikator keekonomian proyek. Untuk perangkingan Indeks dalam seleksi Portofolio, Gabriel.A.C, 2002 memperkenalkan beberapa metoda. Metoda standar yaitu dengan menggunakan Rangking Indeks dari DCF (Discounted Cash Flow). Net Present Value (NPV) ,Internal Rate of Return( IRR) atau Profitability Index (PI) dari beberapa proyek dapat diurutkan berdasarkan nilai tertinggi, analisa incremental dapat juga digunakan untuk melihat urutan nilai proyek tertinggi. Beberapa proyek dengan urutan nilai tertinggi dijadikan proyek utama untuk dikerjakan dengan ‘cut-off’ investasi maksimum yang dapat dikeluarkan melalui skenario investasi atau rencana anggaran perusahaan. Cara seperti ini lazim dilakukan oleh Perusahaan termasuk Perusahaan Migas. Namun perangkingan seperti ini terkadang tidak dapat memaksimum nilai investasi tahun berjalan dengan nilai terbatas, metode lain dengan menggunakan zero – one programming yaitu menghitung return maksimum dari suatu portofolio investasi dengan dana tebatas (limited budget). Pada tulisan ini digunakan kasus Portofolio Investasi beberapa Prospek Eksplorasi Migas di Wilayah Kerja PT Pertamina. Perangkingan Indeks menggunakan PI. Hasilnya adalah dengan nilai investasi maksimum sebesar USD 400 juta, maka perangkingan dengan mengunakan rangking indeks menghasilkan 4 prospek untuk investasi, apabila menggunakan zero-one programming maka investasi dapat dilakukan pada 5 prospek eksplorasi.

Description

Author : Dedi Yusmen, Dewi Gentana