Pematangan Hidrokarbon dan Hipotesa Migrasi di Pulau Bunyu Cekungan Tarakan

Rp200,000.00

SARI

Data geokiMia di P. Bunyu memperlihatkan gejala miringnya “Oil Window” dari arah baratlaut ke tenggara. Hasil analisis komposisi crude menunjukkan adanya perbedaan derajat alterasi “Water Wash” untuk hidrokarbon lapangan Bunyu sebagai penghasil minyak, dan “fractionated”untuk hidrokarbon lapangan Tapa sebagai penghasil gas. Dari segi lain, hasil analisis distribusi sterana disimpulkan bahwa lingkungan pembentuk batuan sumber di lapangan Bunyu cenderung lingkungan darat, sementara di lapangan Papa cenderung lakustrin dangkal. Perbedaan tipe hidrokarbon yang dijumpai di kedua lapangan tersebut, dapat dijelaskan sebagai akibat adanya perbedaan gradien panas di bagian baratlaut yang relatif lebih tinggi dan menurun ke arah tenggara. Hasil pemelajaran stratigrafi di P. Bunyu memperlihatkan adanya kontrol pengendapan relatif seragam dari barat-laut ke tenggara, dimana siklus-siklus batupasir memiliki pola beraturan dan terkorelasi secara balk. Penampangan restorasi yang dilakukan pada Intra Miosen, Mio-Pliosen dan Plio-Pleistosen memperlihatkan bahwa selama sedimentasi Formasi Santul berlangsung, sebagian Formasi Tabul telah terangkat membentukblok-blok tinggian. Pola migrasi hidrokarbon sangat dikontrol oleh posisi dan pola tektonik Mio – Pliosen. Blok-blok tinggian yang terbentuk pada kegiatan tektonik Mio – Pliosen memiliki kecenderungan potensi hidrokarbon yang lebih baik.

Description

Authors : N. Heriyanto, Wahyudi Satoto & Sumuyut Sardjono