Potensi Hidrokarbon Prospek dalam Lapangan-Lapangan Tua di Sub Cekungan Palembang Bagian Selatan

Rp200,000.00

ABSTRAK

Antiklinorium Pendopo-Limau terdiri dari dua antiklin paralel berarah NW-SE, yang terbentuk saat fase kompresi pada aktifitas tektonik Plio-Pleistosen. Pada antiklinorium ini terdapat 10 lapangan tua utama dengan jumlah cadangan minyak ditempat sebesar 1340 MMBO dan 3 TCFG dengan produksi saat ini sebesar 7500 BOPD. Sumur-sumur pada lapangan tua ini pada umumnya hanya menembus lapisan Upper Talang Akar (TRM).
Lapisan Lower Talang Akar atau yang lebih dikenal dengan Gritsand Member (GRM) terdiri dari lapisan tebal batupasir kasar dengan sisipan serpih dan batubara. Material-material tersebut terendapkan secara agradasi dalam lingkungan braided stream. Ketebalan lapisan GRM berkisar antara 225-550 meter, serta mempunyai kisaran umur Miosen Bawah. Hasil pemetaan bawah permukaan pada lapisan GRM menunjukkan adanya perangkap struktur 4-way dip closure yang berarah NW-SE seperti halnya perangkap pada lapisan TRM. Lazim diketahui source rock di Lematang Deep adalah shale Formasi Lahat dan shale Lower Talang Akar yang secara stratigafis berada di bawah lapisan Upper Talang Akar sehingga potensi terjebaknya hidrokarbon dalam batupasir TAF-GRM sangat besar
Hasil uji kandung lapisan pada pemboran target dalam (deepening) Lapangan Gunung Kemala pada lapisan GRM menghasilkan minyak sebesar 250 bopd dan gas 8 MMSCFD.
Dengan melihat masih banyaknya potensi target dalam pada lapangan-lapangan tua yang masih belum dieksplorasi, memberikan peluang untuk menemukan tambahan cadangan baru pada lapangan-lapangan tua lainnya di wilayah kerja Pertamina EP diseluruh Indonesia.

Description

Authors : Fitra Adlan, Anton Darmawan & Zakaria Harun