Tinjauan Sistem Pengendapan Formasi Talang Akar di Cekungan Sunda-Asri dan Cekungan Jawa Barat Utara

Rp200,000.00

SARI

Formasi Talang Akar terbentuk di Cekungan Sumatera Tenggara (Sunda-Asri, SES Basin) dan Cekungan Jawa Barat Utara/NWJ Basin yang merupakan back arc basin pada kondisi lingkungan darat-transisi yaitu fluvial-lakustrin dan delta-tidal-marginal marine. Sumber sedimen terutama berasal dari paparan sunda yang merupakan bagian kerak benua asia bagian tenggara. Pada formasi ini reservoar produktif terdiri atas batupasir fluvial, distributary channeltidal bar, dan batupasir marginal marine-bar. Reservoar fluvial merupakan reservoar yang paling tebal dan memiliki kualitas paling bagus, karena porositasnya besar/berbutir kasar, tebal, dan pelamparannya luas. Reservoar distributary channel umumnya lebih tipis dengan penyebaran terbatas dan permeabilitas lebih rendah karena ukuran butir lebih halus dan meningkatnya heterogenitas butir, serta interbeding dengan mudstone. Batupasir marginal marine, relatif tipis meskipun pelamparannya luas, merupakan reservoar dengan kualitas paling rendah karena
ukuran butir yang halus, banyak bioturbasi, dan overprint oleh pembentukan soil (pedogenic). Secara umum formasi tersusun secara retrogresif sebagai respon regresi regional di bagian selatan paparan sunda.
Berdasar data log dan core yang diperoleh dari beberapa sumur di cekungan Sunda-Asri dan Cekungan Jawa Barat Utara dapat diinterpretasikan lingkungan dan proses pengendapan pada cekungan beserta aspek fisik dan biologisnya.

Description

Author : Aribowo Y, Herry Kristianto