Karakteristik Sebaran Sedimen Dasar Laut

Rp200,000.00

ABSTRAK

Data Hasil Survei Geologi Kelautan oleh tim P3GL Balitbang Kementerian ESDM pada September 2012, di wilayah offshore Tarakan dengan Kapal Peneliti Geomarin III antara lain: Data Batimetri, Data Sub Bottom Profiling (SBP), Sampel Sedimen dasar laut dengan Gravity Coring sejumlah 26 lokasi, dan Data arus dengan alat ADCP di depan muara Sajau/Tarakan. Metodologi pada studi ini proses integrasi dari berbagai metode meliputi pemerian deskripsi megaskopis terhadap data core sampling sedimen 26 lokasi, analisis laboratorium besar butir, pengikatan data core dengan penampang SBP, pengolahan data batimetri dan pengolahan data arus dari ADCP, serta pemodelan geostatistik sebaran sedimen permukaan. Proses pemodelan sebaran sedimen prosentase volume pasir dengan data dukung batimetri, arah arus laut dan penafsiran SBP dengan pendekatan geostatistik. Hasil analisis dan interpretasi hasil olah data dan pemodelan sebaran sedimen menunjukkanpola sedimentasi dari paparan ke laut dalam di bagian timur terindakasi adanya proses erosi dari sedimen paparan ke laut dalam membentuk pola submarine channel system. Pola ini terlihat di bagian tengah – utara dari arah barat ke timur – tenggara. Dari penampang SBPnampak perubahan lingkungan fasies sedimentasi di tepian akhir paparan, dan pada bagian lain di tengah lereng sampai bawah nampak kuat adanya proses pengendapan pasir dari paparan ke laut dalam yang dimungkinkan terjadi proses sedimentasi turbidit laut-dalam. Hasil pemodelan sebaran sedimen diperoleh pola sebaran sedimen pasir yang relatif bergerak dari barat ke timur dimana sedimen pasir di laut-dalam pada wilayah timur penelitian terakumulasi di bagian tengah dan utara membentuk kanal di tengah lereng dan kipas di bagian bawahnya. Pola yang lain memperlihatkan sedimen pasir relatif bergerak dari barat ke timur – tenggara dimana sedimen pasir di laut-dalam pada wilayah timur penelitian terakumulasi di bagian tengah dan tenggara dengan distribusi relatif merata dan melebar di bagian bawahnya. Karakterisasi sebaran sedimen permukaan ini dapat diaplikasikan ke sistem sedimentasi bawah permukaan Cekungan Tarakan yang merupakan wilayah passive margin.Fase regresi terjadi selama Miosen Tengah sampai Resen.

Kata kunci: Tarakan, sebaran sedimen, paparan, laut-dalam, pemodelan

ABSTRACT

Survey data of marine geology by Marine Geological Institute (P3GL) team, R&D Agency of The Ministry of Energy and Mineral Resources on September 2012, in the Tarakan offshore area using RV. Geomarin III includes bathymetry data, subbottom profiling(SBP), seabed sediment samples with gravity Coring (26 locations)and sea current data using ADCP in two locations, i.e. in front of Sajau/Tarakan river mouth.Methodology research resulted by integration processes and methods as follow: megascopic description of 26 gravity sampling data, grain size laboratory analysis, core data and SBP tie, bathymetry and sea current data processing and geo-statistical modeling of surface sediment distribution. Sediment distribution modeling processes of sand volume percentage supported by bathymetry data, sea current direction and SBP interpretation with geo-statistical approach. Analysis and interpretation results of data processing and sediment distribution geomodeling show sedimentation pattern from shelf to deep sea in the eastern part area indicated erosion process from shelf sediment to deep sea construct submarine channel system. This pattern observed in the center – northern part area from west to east – southeast. Based on sub-bottom profiles (SBP) interpretation in the shelf edge area indicated sedimentation facies change. In the middle to lower of slope strongly seen depositional process from shelf to deep sea area which possibly occurred deep sea turbidite sedimentation. Sediment distribution modeling results obtained the pattern of deposits transported from west to east. Deep sea sand deposits accummulated in the central and northern part area constructing middle slope channel and lower slope fan deposits. The different pattern shows the deposits trasported from west to east – southeast area. Deep sea sand deposits encountered in the center and southeast. Characterization of surface sediment distribution could be applied to the subsurface sediment system of Tarakan Basin which is the passive margin area. Regression phase occurred during the Middle Miocene to Recent.

Keywords: Tarakan, sediment, distribution, shelf, deepsea, modelling

Description

Authors : P. H. Wijaya, D. Noeradi, Djuhaeni, A. K. Permadi, M. Surachman, M. A Mustafa, G. M. Hermansyah, E Usman, L. M. Hanum