Evolusi Stratigrafi, Analisis Fasies, dan Geokimia dari Sedimen Mio-Pliosen di Cekungan Banyumas

Rp200,000.00

Abstrak
Sedimen Mio-Pliosen di Cekungan Banyumas sangat penting untuk dipelajari untuk kebutuhan eksplorasi minyak bumi. Sedimen ini memebebani batuan induk di bawahnya dengan mekanisme thrust load. Telah banyak ditemukan oil seep sepanjang strukturstruktur, namun akumulasi minyaknya masih dipertanyakan. Kualitas seismik yang buruk disebabkan oleh tebalnya endapan vulkanik dan deformasi yang kompleks oleh sesar naik dan mendatar. Nilai TOC pada singkapan Formasi Halang, Rambatan, dan Pemali menunjukkan nilai yang rendah, hanya 0.22-0.71% dengan HI 89-153 mg/g. Tiga pengukuran penampang stratigrafi dari Formasi Halang Bagian Atas menunjukkan asosiasi fasies dari kipas laut dalam, yaitu: (a) channel-fill, (b) frontal splay dan fan fringe, (c) crevasse splay, (d) basin plain, dan (e) channel-overbank. Suksesi yang tebal dari channel-overbank menunjukkan adanya channel dari kipas laut dalam yang aktif selama Miosen Akhir. Antara frontal splay dan crevasse splay dibedakan dari geometri dan kandungan mud-clast yang berasosiasi dengan leeve.
Sayatan tipis dari fasies channel-fill menunjukkan tahapan pengendapan yang immature. Mineral piroksen dan feldspar umumnya larut dan membentuk porositas sekunder, tetapi mineral tersebut umumnya juga terekristalisasi menjadi smektit dan mengurangi porositas. Breksi Kumbang yang berada di atas Formasi Halang menunjukkan struktur yang masif dan disorganized dengan fragmen yang berasal dari gunungapi. Fasies ini menunjukkan sedimentasi debris yang umumnya berada di continental slope.
Di atas Formasi Kumbang, terdapat Formasi Tapak. Formasi Tapak dapat dibedakan menjadi dua anggota, yaitu batugamping klastik dan silisiklastik dengan tipe endapan shelf dan endapan tidal flat. Terdapat lima asosiasi fasies yaitu: (a) shelf clastic carbonate,(b) tidal channel-fill dengan struktur sedimen HCS, (c) sand flat, (d) mixed flat dengan bioturbasi Ophiomorpha, Planolites, Lockeia, dan Thalassinoides, dan (e) mudflat dengan Planolotes dan Lockeia. Terdapat 3 flooding surface di suksesi Formasi Tapak di Cimande.

Description

Authors : R. A. Tampubolon, A. S. O. Tampubolon, A. S. Baskoro, R. Lagona