Penyebaran dan Proses Pembentukan CO2 serta Kaitannya dengan Nilai Keekonomian Prospek di Cekungan Sumatera Utara

Rp200,000.00

SARI

Dari sumur-sumur yang dibor di Cekungan Sumatera Utara umumnya ditemukan kandungan gas CO2, baik pada reservoir yang dalam maupun pada reservoir yang dangkal. Kadar CO2 yang ditemukan bervariasi mulai dari 1% sampai 80% dan mempunyai pola penyebaran yang tidak beraturan. Kehadiran CO2 dalam jumlah yang tinggi pada suatu prospek hidrokarbon akan mengurangi nilai keekonomian prospek tersebut. Gas CO2 dapat terbentuk antara lain sebagai akibat proses “dissolution” batuan karbonat dan dekomposisi termal batuan karbonat. Air formasi yang bersifat asam atau menjadi asam karena tekanan formasi akan melarutkan batuan karbonat dan membentuk gas CO2. Analisa hasil percobaan laboratorium menunjukkan bahwa batuan karbonat yang mengandung unsur-unsur Aluminium, Mag-nesium, Besi, Mangan dan Silika menghasilkan 8% sampai 17% CO2 lebih besar pada temperatur 98 °C daripada karbonat murni. Peningkatan pembentukkan CO2 paling besar dicapai pada temperatur 150 °C. Untuk menafsirkan penyebaran gas CO2 di Cekungan Sumatera Utara perlu dipelajari komposisi batuan karbonat, temperatur formasi pada saat ini, ” paleo temperatur”, komposisi air formasi dan tekanan formasi di reservoir. Nilai keekonomian suatu prospek dengan kandungan hidrokarbon dan gas CO2 dievaluasi dengan indikator :

-“Rate Of Return (ROR)”

-“Pay Out Time (POT)”

-“Cash Flow (CF)”

-“Sensitivity”

Hasil evaluasi diharapkan akan dapat memperidiksi keberadaan CO2 pada suatu prospek pemboran dan menilai keekonomiannya.

Description

Authors : Alfian & P. Manik