Sifat Penyekatan Sesar Anjak Semberah Serta Implikasinya Terhadap Karakterisasi Perangkap Hidrokarbon Cekungan Kutai (2010)

Rp200,000.00

ABSTRAK

Cekungan Kutai telah memberi kontribusi dalam industri minyak dan gas bumi di Indonesia dan terbukti menyumbang 3 milliar barel minyak dan 30 Tcf gas. Perangkap reservoar pada Cekungan Kutai berupa perangkap struktur dan stratigrafi. Sesar anjakan diakibatkan dari proses deformasi dengan rezim pemendekan yang intensif sehingga menyebabkan pembentukan struktur geologi komplek yakni sesar naik mendatar dan tear fault serta perlipatan. Kondisi tektonik yang aktif mengakibatkan pembentukan struktur anjakan pada daerah Cekungan Kutai Bawah, keberadaan sesar anjakan Sambutan pada Cekungan Kutai bagian bawah sangat menarik untuk dikaji sebagai pertimbangan kebijakan eksplorasi. Dalam studi ini difokuskan pada analisa sejarah kondisi sedimentasi dan struktur geologi, yang kemudian berkembang pada studi sesar penyekat sebagai perangkap hidrokarbon pada zona sesar anjakan Semberah. Studi struktur pada zona sesar anjakan Semberah menggunakan metode survei lapangan dan studio, berupa pemetaan geologi, measuring section, balancing cross section dan Qualitatif fault seal analysis, hasil dari analisa didapatkan Pembentukan Struktur dimulai pada kala Miosen Awal dan intensif pada kala Pliosen. Berdasarkan metode restorasi penampang seimbang (balancing cross section) pada penampang A-A’ diperoleh nilai pemendekan (shortening) sebesar 36,1 % (6,26 km) dengan rasio konstraksi () sebesar 0,63 dan nilai strain (ε) sebesar 0,36, sedangkan analisa sesar kedap pada sesar Semberah berpotensi sebagai sesar Sealing / Penyekat yang di tunjukan oleh nilai Alogaritma SGR ( Shale Gouge Ratio ), Juxtaposisi adalah 82 %. Berdasarkan data diatas memungkinkan zona sesar anjak Semberah sebagai analogi perangkap hidrokarbon pada bawah permukaan dan berimplikasi pada penyebaran reservoar berarah Baratdaya-Tenggara pada Cekungan Kutai bagian bawah.

Description

Author : Gunawan A, Fardiansyah I, Triwibowo B, Prasetyadi C, Ekanandro A