Tinjauan Geologi pada Perencanaan EOR dalam Upaya Meningkatkan Perolehan Minyak Sekunder di Struktur Kuala Simpang Barat Lap. Rantau

Rp200,000.00

ABSTRAK

Tempat akumulasi minyak dan gas biasanya berupa batuan berpori atau rekalian yang disebut reservoir. Reservoir memiliki tekanan awal dan tenaga dorong tertentu. Apabila minyak dan gas diproduksikan, maka tekanan reservoir menjadi turun. Akumulasi minyak yang ada di dalam reservoir, tidak ( seluruhnya dapat terkuras secara primer, tergantung pada jenis tenaga dorong alamiahnya (natural drive mechanisme). Sebagai contoh : solution gas drive hanya mampu mendorong hingga 20 %, gas cap drive mampu 30 % dan water drive dapat mencapai 60 % (Guerrero,1983). Untuk meningkatkan perolehan minyak sisa (sekunder) di dalam reservoir biasa digunakan EOR (Enhanced Oil Recovery). Tinjauan geologi dalam perencanaan EOR menyangkut pemilahan dan pemilihan lapisan prospek (screening). Yaitu dengan mempelajari karakteristik reservoir, petrofisika reservoir dan penentuan lokasi sumur injeksi. Pemelajaran terhadap Struktur Kuala Simpang Barat (KSB) sangat menarik, mengingat jumlah cadangan sisa terbukti saat ini masih cukup besar, disamping itu Lapangan Rantau memiliki unit operasi water flooding ex Japex.

Description

Authors : Akhmad Miftah & Doni Hernadi