Inversi Pseudo-Density untuk Karakterisasi Reservoir

Rp200,000.00

ABSTRAK

Tujuan utama seismik inversi adalah melakukan tranformasi data reflektivitas menjadi kuantitatif parameter fisika batuan, gambaran dari reservoir (Pendrel, 2001). Secara umum, ditujukan untuk menghitung log akustik impedansi (AI) pada setiap CMP. Disisi lain, AI tidak selalu spesifik dapat memisahkan antara zona reservoir dan bukan reservoir. Seperti yang kita ketahui bahwa terdapat dua parameter yang mempengaruhi harga AI, yaitu log Sonic (Vp) dan log densitas (p). Pada kasus dimana harga Vp tidak terlalu bervariasi secara signifikan pada zona interest kita, maka kita bisa ekstraksi harga p dan refelktifitas. Dengan asumsi ini, kita mencoba untuk menurunkan pseudo-density (pp) dengan menggunakan algoritma umum inversi AI. Metoda ini merupakan metoda yang singkat untuk mendapatkan density volume pada data seismik 3D dan bisa menjadi alat yang sangat sangat tangguh untuk mendeliniasi reservoir klastik, terutama batupasir dengan batulempung sebagai batuan penutupnya.

ABSTRACT

The principle objective of seismic inversion is to transform seismic reflection data into a quantitative rock property, descriptive of the reservoir (Pendrel, 2001). Generally, the objective is to compute acoustic impedance (AI) logs at each CMP. In other hand, AI is not always specifically determines zone between the reservoir and non-reservoir. As we know that there are two parameter which influence the AI log value, there are Sonic log (Vp) and Density log (p). In the case that Vp value are not have significant variation in our interest zone, so we can extract the p value from reflectivity. With this assumption, we try to derive pseudo-density from general AI inversion algorithm. This is a concise method to get pseudo-density volume in 3D seismic data and it can be very powerful tools to delineate classic reservoir, especially sandstone where is capped by shale.

Description

Authors : Angga Direzza & Bambang Mujihardi