Pembentukan Jalur Vulkanik Busur Belakang Muria-Bawean dan Pengaruhnya Terhadap Pembentukan Cekungan Pati

Rp200,000.00

SARI

Jalur Vulkanik Busur Belakang Muria – Bawean berarah barat daya – timur laut, termasuk dalam jalur vulkanik Plistosen-Holosen. Keduanya terletak di bagian tenggara batas jalur granit Kapur di L. Jawa, dan makin jauh dari subduksi sekarang (recent subduction). Berdasarkan hasil interpretasi data seismik pada batuan dasar Pra-Tersier serta batuan sedimen Paleogen dan Neogen diperoleh arah tektonik yang searah dengan Jalur Vulkanik Busur Belakang Muria – Bawean, yaitu barat daya – timur laut atau yang dikenal sebagai Pola Meratus. Berkembangnya tektonik Paleogen dan Neogen yang searah dengan jalur vulkanik Plistosen-Holosen tersebut menunjukkan daerah penelitian sebagai daerah tektonik dan vulkanik aktif (unstable) sejak Paleogen hingga Holosen. Bukti lain jalur Vulkanik Busur Belakang Muria – Bawean adalah komposisi kimia pada lima contoh batuan vulkanik di daerah G. Muria menunjukkan genesa dari magma Kalk-Alkalin-Shoshonit. Kandungan Alkalin Total berkisar antara 3,08 – 13,92% termasuk dalam kelompok Andesit – Dasit dan SiO2 antara 59 – 69,82% bersifat menengah-asam. Hasil analisis mikroskopik pada lima contoh batuan tersebut menunjukkan kandungan mineral plagioklas, K-feldspar, hornblende, firoksen dan gelas dominan pada semua contoh.
Pembentukan jalur tektonik dan vulkanik Paleogen-Neogen (Pola Meratus) Busur Belakang Muria –
Bawean tersebut telah membelah Cekungan Utara Jawa Timur menjadi dua bagian, yaitu Cekungan Pati
di bagian barat dan Cekungan Utara Jawa Timur di bagian timur. Pengaruh tektonik dan vulkanik tersebut
mengakibatkan orientasi sub-cekungan pada Cekungan Pati dan Cekungan Utara Jawa Timur berarah
barat daya – timur laut. Kondisi ini telah memberikan pemahaman baru tentang pembentukan suatu
cekungan dan orientasi sub-cekungan. Dasar pembentukan suatu cekungan dan sub-cekungan tidak hanya
berdasarkan pada proses geologi Paleogen tetapi juga pengaruh-pengaruh tektonik dan vulkanik Neogen.
Kesamaan dalam proses tektonik, vulkanik dan sejarah pembentukan Cekungan Pati dan Cekungan Utara
Jawa Timur menunjukkan bahwa kedua cekungan tersebut mempunyai sistem petroleum dan tingkat
prosfektif yang sama terhadap kandungan hidrokarbon, sehingga bila dilakukan eksplorasi lebih rinci di
Cekungan Pati, diperkirakan akan diperoleh kandungan hidrokarbon seperti halnya di Cekungan Utara
Jawa Timur yang telah produksi.
Kata kunci: vulkanik busur belakang, Muria-Bawean, Cekungan Pati, hidrokarbon

Description

Author : Ediar Usman, Adjat Sudradjat, Emmy R. Suparka, Ildrem Syafri