Simulasi Reservoir Waterflooding Struktur Rantau Zone 560 Blok D1D2N Pertamina UEP Sumbagut

Rp200,000.00

ABSTRAK

Waterflooding merupakan suatu teknik untuk meningkatkan perigurasan cadangan minyak yang telah diserap secara primer, dengan menginjeksikan air ke dalam reservoir. Untuk meyakinkan keberhasilan proyek ini, sebelum dilakukan kegiatan sebenarnya, perlu dilakukan studi simulasi reservoir. Pekerjaan awal sebelum simulasi, dilakukan pemetaan ulang dari Wok reservoir yang dikaji. Peta-peta yang diperlukan meliputi peta puncak struktur, isopach, peta isoporositas, dan peta isopermeabilitas. Peta isoporositas dibuat berdasarkan data core dan logging. Heterogenitas reservoir dinyatakan dalam variasi permeabilitas dan Korelasi Lorenz. Karena keterbatasan data, peta isopermeabilitas ditentukan dengan korelasi porositas dan permeabilitas. Peta-peta ini setelah dikombinasi dengan data reservoir dan sejarah produksi, merupakan input dari model simulasi reservoir. Model matematis reservoir Struktur Rantau Zone 560 Blok D1D2N diasumsikan sebagai black oil: 2 climensi 3 fasa, dan bertipe penyelesaian full implicite. Dimensi grid aktif adalah 83 x 54 x 1, dengan orientasi grid sumbu x adalah sejajar dengan patahan sebelah barat reservoir blok D1. Time step yang digunakan antara 1 sampai 36,hari. Tahap history matching terhadap 101P, tekanan reservoir, GDR, dan WC Performance ketika produksi, dilakukan dengan memodifikasi karakteristik reservoir dan fluida. Pada saat tulisan ini dibuat, tahap ini masih sedang dilakukan. Dari hasil simulasi diperoleh distribusi saturasi dan tekanan yang menunjukkan adanya patanan sealing antara Blok D1 den D2, recovery primer mencapai 33,3 % dari 10IP. Laju injeksi per sumur 36,0 m3/hari. Puncak produksi dicapai setelah 1,6 tahun waterflooding. Penambahan recovery akibat proyek ini sekitar 10,2% dan masih dapat ditingkatkan dengan menambah 1 sumur injeksi pada grid 42,3,1.

Description

Authors : Syariful Bakhri, Andi M Yasin & Bugi Umar Senoadjie